IBSN: Cara Terbaik
Cara terbaik untuk menyelesaikan masalah dan kesulitan kita adalah dengan mentaati Allah SWT. Masalah datang daripada Allah maka yang menyelesaikan pun Allah SWT. Tak ada kemampuan sedikitpun untuk menyelesaikan segala masalah dan kesulitan kita selain Allah SWT. Allah sangat kuasa penuh atas diri kita. Segala kesulitan yang menimpa kita adalah ujian. Maka sandarkan diri kita dengan berharap dan berpasrah kepada yang menciptakan hidup ini, Allah SWT. Dengan mentaati Allah maka akan datang bantuan Allah. Segala kesulitan kita akan dibuat mudah oleh Allah Swt, jika kita mentaati-Nya. Orang yang paling kuat di muka bumi ini adalah orang yang paling bertawakal kepada Allah Swt. Jika kita berharap kepada mahluk maka mahluk tak dapat menyelesaikan kesulitan kita. Mahluk tak kuasa, hanya Allah yang berkuasa mengangkat kesulitan kita.
Hidup cuma sekali maka jangan sia-siakan hidup ini. Hidup ini tak dapat diulang kembali. Jika kita gagal dalam hidup maka akan rugi selama-lamanya. Kita mesti putuskan hidup ini dengan hanya bersandar kepada Allah Swt. Dengan bersandar dan berharap kepada Allah maka hati akan menjadi tenang. Allahlah yang mendatangkan ketenangan dalam hati kita. Untuk itu kita mesti selalu ingat kepada Allah. Tawajuhkan hati kita kepada Allah. Jangan condongkan hati kita kepada mahluk. Mahluk lemah Allah Maha Kuat. Kita mesti gantungkan hati kita kepada yang menciptakan segala kedidupan ini. Jika hati selalu bergantung kepada Allah maka Allah akan berikan kemudahan demi kemudahan.
Rencanakan hidup ini dengan matang dengan hanya mentaati Allah Swt. Segala sesuatu yang lari dari Allah Swt tidak akan Allah tolong. Allah hanya menolong orang-orang yang mentaati-Nya. Jika tidak taat kepada Allah Swt, maka Allah tidak akan ambil peduli dengan segala kesulitan kita. Allah akan lempar orang-orang yang selalu menentang-Nya. Jika kita mengingkari Allah maka kita telah menyatakan perang kepada Allah SWT. Jika kita menyatakan perang maka Allah pun menyatakan perang kepada kita. Tak ada alasan untuk tidak taat kepada Allah Swt. Karena segala kebutuhan hidup kita di dunia telah Allah suply sejak kita masih bayi. Udara, Air, detak jantung, darah, mata, telinga dan segala yang ada di dalam tubuh kita telah Allah sediakan kepada kita. Dan Allah tidak pernah menuntut bayaran atas nikmat yang Allah berikan kepada kita. Semua diberika secara gratis kepada kita. Tugas kita adalah hanya mentaatinya. Dengan mentaatinya berarti kita telah mensyukuri segala nikmat yang Allah beri kepada kita. Cara bersyukur yang paling baik adalah dengan menggunakan apa-apa yang ada dalam diri kita guna mentaati Allah SWT.
Rejeki yang Allah berikan kepada kita, mesti kita gunakan untuk mentaati Allah Swt. Mata yang Allah beri kepada kita mesti kita gunakan untuk mentaati Allah Swt. Nafas yang Allah limpahkan kepada kita tak henti-hentinya mesti kita gunakan dalam rangka mentaati Allah Swt. Makanan yang Allah karuniakan kepada kita juga kita gunakan untuk mentaati dan beribadah kepada Allah Swt.
Segala sesuatu yang ada pada diri kita yang kita gunakan untuk selain Allah akan Allah tanya. Allah akan meminta pertanggung jawaban kepada kita atas nikmat-nikmat yang berikan kepada kita. Jika kita ingin selamat dari penghisaban Allah SWt di Yaumil Mashar maka kita gunakan hanya dalam rangka taat kepada Allah. Pakaian, makanan, rumah, kendaraan, istri, anak semua adalah amanah yang Allah berikan kepada kita. Begitu juga nikmat-nikmat Allah yang lain. Semua akan ditanya oleh Allah Swt tanpa terkecuali.
Maka cara terbaik dalam menghadapi hidup ini adalah dengan mentaati Allah Swt. Jika kita taat kepada Allah maka semuanya akan jadi nikmat. Karena sesunguhnnya dalam hidup ini semua serba menipu. Tanpa adanya ketaatan kepada Allah maka kita akan mudah tertipu oleh suasana dan keadaan hidup ini. Mentaati Allah Swt yang kelihatannya berat dan pahit maka sesungguhnya jika kita menjalaninya maka akan terasa manis. Jika kita ingkar kepada Allah, yang kelihatannya manis maka hakikat sesungguhnya adalah pahit. Hanya nafsu saja yang mengatakan manis jika kita ingkar kepada Allah. Nafsu memang diciptakan Allah Swt untuk menggoda diri kita agar kita senantiasa ingkar kepada Allah Swt. Nafsu senantiasa mengajak kita agar kita menjauhi Allah Swt. Kegagalan Dajjal pertama kali dalam hidup adalah ketika dia menuruti hawa nafsunya. Ketika dihadapkan kepada pilihan taat Allah atau taat nafsu maka dia pilih nafsunya. Begitu pula kebodohan Iblis pertama kali adalah ketika dia mengikuti hawa nafsunya dan menentang perintah Allah Swt. untuk sujud kepada Adam ‘alaihimussalam hingga Allah burukkan tubuh dan wajahnya dan dilempar dari surga-Nya. Maka jangan ikuti nafsu kita. Ikuti dan taati Allah Swt maka kita akan selamat. Mengikuti hawa nafsu akan selalu bertentangan dengan kehendak Allah Swt.
Kita tidak boleh gagal dalam hidup ini dengan mengikuti hawa nafsu kita. Hawa nafsu mesti kita injak agar mudah mentaati Allah Swt. Injak dan buang jauh-jauh nafsu kita maka kita akan selamat. Hidupkan hati kita dengan ruh iman dan amal shaleh. Iman dan keyakinan yang sempurna serta amal shaleh adalah mentari yang akan menyinari kita dalam liang kubur. Iman dan amal shaleh adalah penyelamat kita di padang Mashar. Maka perbaiki iman dan keyakinan kita hanya kepada Allah Swt. Bekal yang paling berharga untuk kita mati adalah iman dan amal shaleh. Allah tidak akan tanya berapa banyak harta kita, cantik tidak nya istri kita, besar dan tidaknya rumah kita. Allah hanya akan tanya masalah keimanan kita. Pertanyaan-pertanyaan dalam kubur adalah menyangkut keimanan kita kepada Allah Swt. Man Robbuka, Man diennuka, Man Nabiyuka, Man Kitabuka, Man Ikhwanuka adalah pertanyaan yang mesti kita jawab dengan benar. Tak boleh salah dalam menjawab kelima pertanyaan malaikat dalam kubur. Jika salah maka fatal akibatnya. Siksa yang pedih akan menghantam kita. Dan untuk menjawab semua pertanyaan itu maka bekal iman dan amal shaleh kitalah yang akan menjawabnya. Semua akan dijawab dengan mudah jika kita memiliki iman yang sempurna dan amal shaleh. Maka jangan sia-siakan hidup kita yang sebentar ini. Cara terbaik dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan itu adalah dengan mentaati Allah Swt. Untuk mentaati Allah maka diperlukan iman. Karena agama diamalkan bukan dengan kekuatan akal melainkan dengan kekuatan iman. Tugas akal adalah hanya untuk berpikir tentang keberadaan dan keagungan Allah swt serta untuk mengenal Allah Swt. Akal ditugaskan untuk berpikir bagaimana kita mengenal Allah Swt. Yang mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam kubur hanyalah iman yang tersemat dalam kalbu kita.
Maka isi hati dan kalbu kita dengan kayakinan kepada Allah Swt. Jika hati kita diisi dengan keagungan kepada Allah maka semua selain Allah akan menyingkir dari hati kita. Hati kita ibarat gelas yang terisi dengan air. Jika kita isi dengan air susu maka akan keluar air susu. Jika kita isi dengan air madu akan keluar madu. Jika kita isi dengan air comberan maka akan keluar air comberan. Bagaimana caranya agar hati terisi dengan kebesaran-kebesaran Allah. Bicarakan selalu keagungan Allah Swt, Bicarakan kebesaran Allah, bicarakan dan sampaikan Keesaaan Allah Swt. Dengan membicarakan kebesaran dan keagungan Allah maka akan masuk kedalam hati kita. Nabi katakan "Perbaiki iman kamu" dengan ucapkan Laa ilaha Illlallaah. Artinya sampaikan kebesaran-kebesaran Allah. Jika kita sering bicarakan kebesaran dan keagungan Allah maka akan tumbuh iman dalam hati kita. itulah cara memasukkan iman ke dalam hati. Iman tidak datang dengan kita shalat, sedekah, dzikir, dan puasa. Shalat dan ibadah-ibadah lain hanya akan menjaga iman tapi tidak menguatkan dan meningkatkan iman. Iman akan datang jika kita sering bicara kebesaran dan kekuasaan Allah Swt. Maka ucapan semua nabi sama, Laa ilaaha illallaah. Semua nabi mendakwahkan Laa ilaaha illallaah. HAI MANUSIA UCAPKAN LAA ILAAHA ILLALLAAH MAKA KAMU AKAN SELAMAT. Itulah dakwah semua nabi. Nabi tidak mengajak manusia buat toko untuk selamat, nabi tidak ajak manusia buat pabrik agar kita selamat. Nabi tidak mengajak manusia buat kerajaan agar kita selamat. Nabi-nabi tidak mengajak kita mengumpulkan kekayaan agar kita selamat. Nabi tidak mengajak manusia membuat partai politik agar manusia selamat. Nabi tidak mengajak manusia membangun pasar agar hidup kita tentram. Nabi-nabi tidak menyeru manusia untuk membangun sebuah negara agar kita selamat. Yang nabi-nabi katakan dan ajarkan adalah "YAA AYYUHANNAS QULLU LAA ILAHA ILLALLAAH TUFLIHUN" "Wahai manusia ucapkanlah Laa ilaaha illallaah maka kalian akan selamat".
Maka cara terbaik agar kita selamat adalah dengan perbaiki iman dan keyakinan kita hanya kepada Allah. Jika Allah ada dalam hati kita maka hati kita akan memancarkan nur. Nur yang ada didalam hati-hati orang yang beriman akan membuat kesan kepada alam semesta. Alam semesta akan terjaga dengan adanya nur iman yang ada di dalam hati orang beriman. Nur iman dalam hati orang yang beriman ibarat bintang gemintang yang penuh dengan gemerlap cahaya. Nur dalam hati-hati orang beriman akan menerangi alam semesta dengan kebaikan-kebaikan. Setiap amal yang kita buat sesungguhnya akan berujud cahaya putih terang dan akan naik ke langit dan akan Allah pantulkan dengan Rahmat. Namun jika amal manusia buruk nur amal buruk itu juga akan berujud cahaya hitam kelam dan akan naik ke langit dan akan Allah pantulkan dengan adzab. Maka jika kita ingin jaga alam semesta dan dunia ini maka dengan banyak-banyak berbuat amal shaleh. Karena amal shaleh lah yang mampu menjaga alam semesta ini. Bencana-bencana yang ada dimuka bumi ini disebabkan buruknya amal manusia. Amal buruk yang dikerjakan secara massal maka makin banyak pula bencana datang kepada manusia. Dunia ini terjaga karena masih ada orang-orang yang senantiasa berbuat kebaikan dan beramal agama.
Manusia mesti sadar akan perkara ini. Maka ajaklah saudara-saudara kita agar senantiasa berbuat amal kebajikan. Jangan saling mengajak kepada keburukan. Karena keburukan hanya akan mendatangkan bencana demi bencana. Kesimpulannya untuk menjaga agar alam semesta tetap aman dari bencana adalah dengan mentaati Allah Swt. Taat Allah Swt, maka semua akan beres. Jika banyak manusia yang taat Allah Swt. maka selesailah masalah-masalah di muka bumi ini. Semua masalah akan Allah bereskan dengan mudah. Marilah taat Allah Swt, Karena untuk taat kepada Allah Swt tidak pakai uang dan tidak perlu bayar. Taat Allah Swt mudah dan murah. Tidak perlu bermilyar-milyar uang kita habiskan untuk mentaati Allah Swt. Bahkan seribu rupiah pun tidak. Taat Allah hanya cukup dengan iman saja. Gerakkan hati kita kepada iman dan amal shaleh. Shalat berjamaah tidak pakai uang, membaca quran tidak butuh duit. Dzikir tidak perlu uang, silaturahmi ke tetangga tidak perlu uang. Dakwah tidak perlu uang, dan puasa tidak membutuhkan uang. Bangun malam tidak mengeluarkan uang sepeserpun. Jika kita masih yakin dengan uang maka ada yang salah dengan iman kita. Uang tidak dapat mendatangkan manfaat tanpa izin dari Allah Swt. Ada orang yang punya banyak uang tapi masih tetap susah. Dan ada orang yang tidak punya uang namun hatinya tenang, karena dia punya iman.
Maka cara terbaik adalah dengan mentaati Allah Swt. Taat Allah Swt, maka beres semuanya.
(Ini untuk diri sendiri, jika suka membacanya silahkan ambil pelajaran dan jadikan hikmah, semua kebenaran datang daripada Allah Swt. semua kesalahan dari diri saya sendiri, maafkan jika ada salah)









silaturahim saja mas
Comment by heri — January 25, 2009 @ 9:39 am
Cara terbaik untuk menyelesaikan masalah dan kesulitan kita adalah dengan
Comment by salman al farisi — July 26, 2009 @ 10:53 pm